Gropyok Tikus di Desa Sarwadadi, Ribuan Tikus Dibasmi

Cilacap – Memasuki masa tanam (MT) 1 yang akan dimulai bulan oktober, para petani di wilayah Desa Sarwadadi mulai mempersiapkan lahan mereka, salah satu yang paling penting adalah membasmi organisme pengganggu tanaman (OPT) yaitu tikus yang kerap menyerang tanaman padi.

Terkait hal itu Babinsa Sarwadadi bersama Gapoktan Dadi Makmur dan para petani di desa tersebut melaksanakan kegiatan gropyok tikus di areal sawah Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Minggu (26/9).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator BPP Pertanian Kawunganten diwakili Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Sarwadadi Sumardi, A.Md, Petugas pengamat hama (PPOT) wilayah Kawunganten Suparjo, Kades Sarwadadi Amin Muzaki, Ketua Gapoktan Dadi Makmur Salim Barkah beserta anggota, Ketua BPD Sarwadadi Supriyatin beserta anggota, Ketua RT se Desa Sarwadadi dan segenap pengurus Poktan beserta petani setempat.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Sarwadadi Serka Sodirin menjelaskan bahwa kegiatan gropyok tikus dilaksanakan dalam rangka menghadapi Masa Tanam 1 (MT 1) bulan Oktober-Maret yang bertujuan untuk mengurangi serangan hama pengganggu tanaman berupa hama tikus yang meresahkan para petani.

“Adapun pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi 15 Kelompok, dengan teknis pelaksanaan dibagi di masing-masing kelompok. Untuk alatnya menggunakan alat sederhana berupa kompor tikus, gas 3 kg, cangkul dan alat lain yg bisa digunakan untuk membasmi hama tikus di sawah,” jelasnya.

Lebih lanjut, kegiatan gropyok tikus diharapkan dapat maksimal guna membasmi tikus yang saat ini jumlahnya sangat banyak. Apabila dibiarkan hama tikus ini akan berpotensi merusak tanaman padi yang dapat berujung gagal panen.

“Dari 15 kelompok yang melaksanakan kegiatan, untuk hari ini kurang lebih 1.709 ekor tikus dapat di basmi,” tambahnya.

Sementara itu Kades Sarwadadi Amin Muzaki mengungkapkan kegiatan gropyok tikus bukan hanya sekedar untuk mencapai tujuan yaitu membasmi hama tikus namun kegiatan yang melibatkan berbagai pihak mulai dari Babinsa, PPL, PPOT dan para petani menjadi simbol soliditas dalam mendukung dunia pertanian.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini. Kami berharap dengan adanya gropyok tikus akan mampu membasmi hama tikus sehingga para petani lebih tenang dalam mempersiapkan masa tanam yang akan dimulai bulan oktober ini,” ungkap Amin Muzaki. Pendim 0703/Cilacap.

Sharing is caring!