Ingatkan Protokol Kesehatan Dan Anjuran Vaksinasi Covid-19 Pada Khotbah Jum’at Di Kodim 0701/Banyumas

Banyumas – Pemerintah pusat melalui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di rumah ibadah, terutama saat pelaksanaan Sholat Jumat. Dalam Fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020 menerangkan perlunya memperpendek pelaksanaan khotbah Jum’at. Saat shalat, imam juga diminta supaya memilih surat Al Quran yang pendek. Inti dari fatwa itu adalah agar ibadah berjamaah tetap dilakukan tetapi ada pembatasan waktu sehingga jamaah tidak terlalu lama terpapar dalam kerumunan.

Begitu juga yang dilaksanakan di Masjid As- Sidiq komplek Kodim 0701/Banyumas Jl. Jenderal Soedirman No. 204 Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. saat pelaksanaan sholat Jum’at, Jum’at (02/07/2021), sebelum masuk ke masjid, jama’ah di test suhu tubuh oleh provost Kodim, jama’ah juga wajib memakai masker, serta shaf jama’ah juga berjarak 1 meter.

Dalam Khotbah yang di sampaikan oleh Lettu Arh Wagim, Danramil 02/Baturraden Kodim 0701/Banyumas menyampaikan bahwa wabah covid-19 masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan global termasuk negeri kita Indonesia, semua manusia wajib melaksanakan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi tindakan yang diyakini dapat menyebabkan terinfeksi penyakit, serta tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak).

Ditengah maraknya Covid-19 kita harus terus meningkatkan iman dan imun kita dengan menerapkan protokol kesehatan dan juga berdoa kepada Allah SWT, semoga wabah ini segera berlalu. Apalagi saat ini bukannya mengalami penurunan, namun justru mengalami lonjakan di Indonesia. Kondisi ini harus disikapi serius oleh suluruh elemen bangsa dengan tidak lengah dan tidak lelah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 tersebut adalah melalui gerakan vaksinasi nasional, kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memenui syarat untuk di vaksin, selain itu produk obat dan vaksin yang akan di konsumsi sudah melalui kajian dan persetujuan para ahli dalam hal ini BPOM untuk memastikan bahwa vaksin tidak berdampak negative untuk kesehatan.

Dalam ketentuan Fiqih, tindakan yang menyebabkan bahaya itu hukumnya haram, termasuk tindakan menolak vaksin yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Umat Islam di Indonesia wajib mendukung dan mentaati kebijakan pemerintah yang memprogramkan vaksinasi covid-19, yang bertujuan agar rakyat Indonesia tetap sehat dan terlindung dari covid-19.

Yang terakhir marilah kita berdoa memohon kepada Allah SWT agar kita semua di lindungi dari berbagai penyakit dan marabahaya sehingga Indonesia sehat, ekonomi bangkit serta tidak diuji diluar batas kemampuan kita. Pendim 0701/Banyumas.

Sharing is caring!