Dialog Interaktif Sinergi Dan Kolaborasi Membangun Banyumas di Masa Pandemi Covid 19 live Satelit TV Purwokerto

Dialog Interaktif merupakan sebuah perbincangan atau percakapan yang dilakukan pada sebuah acara di televisi atau radio antara pembawa acara dengan pendengar atau pemirsa melalui sambungan telepon. Dalam Dialog Interaktif terdapat banyak pihak yang ikut andil seperti pembawa acara sebagai moderator, narasumber, pemirsa atau pendengar sebagai perannya. Tema atau topik yang dibahas pada umumnya adalah tentang hal yang sedang viral atau ngetrend.

Seperti halnya yang di lakukan oleh Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra S.E.,M.I.Pol., beserta Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman Lukmanul Hakim S.H.,S.I.K.,Msi yang telah melaksanakan dialog interaktif di Studio Satelit TV Kelurahan Bancarkembar Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas dengan tema Sinergi dan Kolaborasi Membangun Banyumas di Masa Pandemi Covid 19 dengan moderator Bangkit Ari Sasongko (Satelit TV). Jum’at 29/01/2021.

Penyampaian oleh Letkol Inf Candra S.E., M.I. Pol., Dandim 0701/Banyumas bahwa situasi sekarang ini kita semua sedang menghadapi tantangan-tantangan yang pertama adalah covid-19 yang sudah berlangsung hampir 1 tahun ini, akibat dari wabah tersebut mengarah bidang sosial dan ekonomi, tentu saja ini memerlukan penanganan yang khusus agar dampak dari covid-19 tidak semakin meluas.

Dalam menghadapi semua ini, saya berpendapat bahwa perlunya sinergi bersama antara TNI-Polri, pemerintahan daerah dan masyarakat, TNI-Polri adalah bagaikan sebuah pondasi bangunan, jadi apabila bangunan ingin kokoh maka kita harus berdiri bersama. Ada dua hal yang perlu kita bangun, yang pertama adalah membangun dan memperkokok karakter bangsa artinya nasionalime, patriotisme, cinta tanah air kita kuatkan, ini merupakan hal dasar sebelum kita melangkah.

Yang kedua adalah bagaimana kita konsentrasi untuk penanganan covid-19, melaksanakan komunikasi sosial tentang bagaimana kita bisa mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat untuk bersama-sama saling menjaga agar wabah covid-19 tidak semakin meluas, TNI-Polri yang mengedepankan Babinsa dan Babinkamtibmas sudah bersinergi di garda terdepan untuk terus bersosialisasi kepada masyarakat tentang penanganan covid-19 ini.

Ada beberapa prajurit kita yang terdampak covid-19 tapi Alhamdulillah setelah melaksanakan karantina dan pengobatan maka prajurit serta keluarganya bisa sembuh kembali setelah di test swab dengan hasil negative.

Dalam mendukung proses ekonomi di masa pandemi covid-19 ini, peran TNI tetap sepakat dengan program pemerintah pusat maupun daerah yang memberlakukan jam malam buat toko maupun warung yang ada di Banyumas, silahkan warung tetap buka tapi tetap menjalankan protokol kesehatan.

Kami TNI menjamin soliditas karena soliditas adalah kunci utama, kemudian adalah sinergi untuk negeri salah satunya adalah kuncinya TNI dan Polri harus bersama mendukung dan mensukseskan program-program pemerintah pusat dan daerah dalam mengentaskan ekonomi dimasa pandemi covid-19. Pungkas Dandim.

Adapun yang di sampaikan oleh Kombes Pol. M. Firman Lukmanul Hakim (Kapolresta Banyumas) bahwa sebagai Kapolresta baru saya sekaligus memperkenalkan diri kepada pemirsa semua, saya lihat orang banyumas lebih tertib dan taat, peran Polri dan TNI kita jelas mendukung program pemerintah dari presiden mengentaskan ekonomi dan mempertahankan kualitas ekonomi.

Mendorong masyarakat untuk melawan covid-19, kami melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang selalu bersinergi dalam bertugas di desa-desa, memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar kita evaluasi jam malam semula pukul 20.00 wib menjadi pukul 21.00 wib, dengan protokol kesehatan tetap kita jaga.

Kita lihat dilapangan, dimana ada Babinkamtibmas disitu pula ada Babinsa, polisi tidak bisa jalan sendiri, tanpa dukungan TNI, pemerintah daerah dan masyarakat maka Polri jelas tidak bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal, apalagi dalam penanganan covid-19 ini.

Suka tidak suka tugas kami sekarang adalah menekan agar penyebaran covid-19 tidak semakin meluas, kita harus memberikan masukan kepada masyarakat bahwa covid-19 itu adalah nyata, dan sampai sekarang kita belum tau apa obatnya covid-19 tersebut, saya tidak menutupi bahwa saya juga alumni covid-19, terang Kapolres.

Salah satu program Kapolri yang terbaru adalah polisi harus Restorative Justice kepada masyarakat, jadi terwujudnya proses penegakan hukum (keadilan) berorientasi pada pemulihan hubungan pada hubungan keadaan semula (restoratif), bukan keadilan yang hanya berorientasi pembalasan (retributive) dan bukan keadilan yang hanya berorientasi pada pemulihan kerugian.

Polri bersama TNI siap mendukung program pemerintah dalam mengentaskan ekonomi dimasa pandemi covid-19, Pungkas Kapolresta. Pendim 0701/Banyumas.

Sharing is caring!