Nguri uri Budaya Daerah Pada Festival Kentongan Rangkaian HUT Purbalingga Ke 189

Purbalingga. Bupati Purbalingga Tiwi mengajak para masyarakat khususnya generasi muda sebagai aset bangsa agar cinta dan nguri-uri pada budaya lokal. Hal itu disampaikan Tiwi saat hadir bersama jajaran Forkompimda pada acara Festival Kentongan dalam rangkaian HUT Purbalingga ke-189 tahun bertempat di Seputaran jalan alun alun Purbalingga, pada Minggu malam (29/12).

“Keanekaragaman budaya merupakan kekayaan bangsa sebagai warisan yang sudah sepatutnya untuk dilestarikan. Itu merupakan tugas seluruh masyarakat khususnya generasi muda. Karena warisan budaya dan nilai tradisional mengandung banyak kearifan lokal yang masih sangat relevan dengan kondisi saat ini, dan seharusnya dilestarikan, diadaptasi, dan dikembangkan lebih jauh.” Kata Tiwi dalam sambutannya.

Selain Apresiasi atas kegiatan tersebut. Pasipers Kapten Arm Sudio yang hadir mewakili Dandim 0702 Purbalingga Senada Apa yang disampaikan Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat agar pelestarian budaya akan dapat mengambil intisari tontonan kesenian lokal kentongan menjadi tuntunan bagaimana berperilaku yang baik dan mengakui keberadaan budaya sebagai aset negara yang wajib dijaga bersama.

Selain nilai-nilai budaya, lanjut Kapten Arm Sudio kegiatan ini juga untuk mempererat silaturakhmi antara Pemerintah dan masyarakatnya. Dengan silaturakhmi yang baik, diharapkan masyarakat akan lebih mengenal kebijakan pemerintah sehingga nantinya masyarakat lebih memahami dan diterapkan untuk kelancaran kehidupan berbangsa dan bernegara, ungkapnya. ( Pendim 0702/ Pbg)

Sharing is caring!