Danramil 12/Kedungreja Dampingi Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap Canangan Kampung KB “Bakti Ibu”

Cilacap – Danramil 12/Kedungreja Kapten Inf. Tasino bersama unsur Forkopincam Patimuan dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Tetti Rohatiningsih, S.Sos., pada saat kegiatan pencanangan Kampung KB “Bhakti Ibu” di RT 03/04 Dusun Cinyawang Desa Cinyawang Kecamatan Patimuan, Rabu (11/12).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap Murniyah, S.Pd. MPd, Camat Patimuan Iskandar Zulkarnin Siregar, S.STP. M.Si., Sekcam Patimuan Rohwanto, S.H. MM, Aiptu Ali Munawar mewakili Kapolsek Patimuan, Kepala UPT/Dinas Instansi se-Kecamatan Patimuan, Kepala Desa beserta Ketua Tim Penggerak PKK se Kecamatan Patimuan dan warga masyarakat Desa Cinyawang.
Jumlah keseluruhan yang hadir kurang lebih 1000 orang.

Mewakili unsur Forkopincam Patimuan, Iskandar Zulkarnin Siregar dalam sambutannya, mengucapkan selamat atas apresiasi Kampung KB dan menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan, keluaraga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) secara utuh di lapangan.

Dia mengharapkan, dengan adanya kampung KB, peningkatan pemakai KB diatas rata-rata, tidak masuk zona merah dan pertumbuhan penduduknya akan melahirkan generasi yang bergizi dan sehat. Mudah-mudahan pencanangan kampung KB ini, Desa Cinyawang lebih sejahtera,” kata Camat Patimuan.

Terkait sambutan yang meriah ini, Tetti Rohatiningsih, S.Sos yang juga merupakan anggota DPR RI Fraksi Golkar, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga masyarakat. Dia berharap, desa ini nantinya menjadi contoh bagi desa lainnya. Pencanangan Kampung KB Bakti Ibu Desa Cinyawang ini, semoga bisa menjadi contoh bagi desa yang lain yang ada di wilayah Kecamatan Patimuan,” ujarnya.

Menurut Tetti, pencanangan Kampung KB ini yang ke 6 kalinya di wilayah Kecamatan Patimuan dan kegiatan ini merupakan program pemerintah yang harus dilaksanakan di semua desa dan dilakukan secara bertahap. Selain itu juga merupakan salah satu program bangga mbangun desa. Teti menilai, Kampung KB representasi keberhasilan dalam melaksanakan program KB artinya bisa menekan angka kelahiran yaitu terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu dekat jarak melahirkan dan terlalu sering melahirkan.

Baginya, usia pernikahan harus diatur dengan maksud agar tidak terjadi ketimpangan dalam membina keluarga berencana guna wujudkan generasi masa depan yang unggul. Generasi muda yang berencana wujudkan rumah tangga secara menyeluruh dengan pola Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia. Harapan kita generasi muda nanti bisa memangku peradaban untuk menggantikan kita di masa yang akan datang.” paparnya.

Diakhir kegiatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Tetti Rohatiningsih, selanjutnya melakukan pemotongan tumpeng dan disaksikan oleh seluruh yang hadir sebagai tanda pencanangan Kampung KB ini telah diresmikan. Pendim Clp.

Sharing is caring!