Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD Banyumas Gelar Rakor Antisipasi Penanggulangan Bencana Alam

Banyumas – Kodim 0701/Banyumas bersama BPBD Kabupaten Banyumas dan instansi terkait menggelar sosialisasi dan rapat antisipasi penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Banyumas tahun 2019, bertempat di Aula Makodim 0701/Banyumas. Selasa (05/11/2019).


Turut hadir pada rapat ini Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol, Kapolres Banyuamas yang diwakili Kabag Ops Kompol Zaenal, Kepala BPBD Kab. Banyumas Ir. Ariono Poerwanto, BP, M.T,Ka. OPD Kab. Banyumas, Camat se-Kabupaten Banyumas, Para Kapolsek se-Polres Banyumas, Danramil jajaran Kodim 0701/Banyumas, Menwa UNSOED, KPH Perhutani Wilayah Barat dan Timur, serta tamu undangan.
Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan perubahan musim dari panas ke musim penghujan serta prediksi terhadap kondisi wilayah, diharapkan kita akan lebih siap dalam menghadapi hal-hal yang bisa terjadi.
“Diharapkan kita dapat mengambil langkah-langkah dan mengantisipasi terhadap kejadian diwilayah terkait dengan datangnya musim penghujan. Diharapkan setiap kejadian bencana diwilayah dapat termonitor serta diambil langkah-langka penanggulangannya,” ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan bahwa, sesuai amanat Undang-Undang kita tidak tidak boleh lengah terhadap situasi yang terjadi pada pergantian musim ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Banyumas Ir. Ariono Poerwanto, BP., MT dalam sambutannya menyampaikan, dampak musim kemarau tahun 2019 sampai dengan 30 Oktober 2019 dan untuk daerah yang terdampak 20 kecamatan yang terdiri dari 89 Desa dan untuk pelayanan Droping Air sekitar 2206 tangki.

“Gambaran Bencana dari tahun ketahuan untuk tahun 2019 sekitar 280 kejadian diantaranya banjir, longsor, kebakaran dan Karhutla karena disebabkan karena saluran air yang semakin mrnyempit dan hutan yang gundul. Adapun dampak wilayah di Kab Banyumas bencana tanah longsor terdiri dari 20 kecamatan dan sekitar 89 Desa dan untuk bencana banjir terdapat 14 Kecamatan,” jelas Kepala BPBD Kab. Banyumas.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kendala dalam penanggulangan bencana adalahketerbatasan armada, keterbatas personil, luas wilayah terdampak, medan yang sulit dijangkau dan alat komunikasi dilokasi bencana.

Adapun solusi yang bisa dijalankan adalah dengan cara menjalin komunikasi dan mengajak BPBD dan pihak swasta untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait selama menghadapi musim penghujan khususnya pada masa puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada bulan Januari – Maret 2020. (Kodim 0701/Banyumas)

Sharing is caring!