Danramil Hadiri Kegiatan Simulasi dan Penanggulangan Kawasan Siaga Bencana

Cilacap – Dalam rangka mengantisipasi bencana alam yang kapan saja bisa terjadi, BPBD Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan simulasi dan penanggulangan kawasan siaga bencana serta pengukuhan kawasan siaga bencana pantai selatan pulau jawa yang dilaksanakan di lapangan Desa Slarang Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap, Rabu (20/11/19).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai strategi kesiapsiagaan dan mitigasi masyarakat diwilayah pesisir pantai selatan pulau jawa, khususnya di Kabupaten Cilacap sendiri.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Cilacap Samsul Aulia Rahman S.TTP., M.Si serta dihari pula oleh Kasubdit Pencegahan dan Kesiap Siagaan Kemensos RI Tetrie Darwis,Dinsos Provinsi Jateng Drs. Yusadar Harmunanto,Koordinator Pos Basarnas Cilacap Mulwahyono, Kepala BPBD Cilacap Drs. Tri Komara Sindi Wijayanto MM., Danramil 06/Kesugihan Kapten Inf Sueb, Kapolsek Kesugihan Akp Gunung Krido Wahono, Camat wilayah selatan, para pimpinan BUMN dan BUMD Kabupaten Cilacap

Kegiatan tersebut di ikuti oleh anggota Bazarnas, anggota Linmas, para Kepala Desa dan perangkat wilayah Kecamatan Kesugihan, perwakilan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kesugihan serta lebih kurang 300 orang masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samsul Aulia Rahman S.TTP.,M.Si. menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini sungguh merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah Kabupaten Cilacap. Dia berharap semoga pelaksanaan kegiatan simulasi serta pengukuhan siaga bencana membentuk kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat.

Kegiatan ini untuk mengorganisir potensi masyarakat agar terlatih dalam kesiapsiagaan penangulangan bencana. Kegiatan ini juga salah satu upaya dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi apa bila terjadi bencana guna mengurangi resiko korban bencana.

” Perlu kita ketahui bersama hampir 90 persen wilayah Indonesia berpotensi rawan terjadi bencana seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan tsunami/gelombang besar. Untuk itu diadakanya kegiatan ini dapat mendukung penanggulangan bencana guna menanggulangi resiko bencan,” paparnya.

Penangulangan bencana tidak hanya dibebankan kepada pemerintah tetapi sangat dibutuhkan juga peran serta masyarakat dan lembaga serta badan usaha yang terintegrasi sesuai dengan standar operasional dan prosedur.,” Tutupnya.

Sharing is caring!