Usman Janatin City Park

Purbalingga__Usman Janatin adalah Nama pahlawan nasional Indonesia dari Dusun Tawangsari Desa Jatisaba Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga Jawa tengah yang dihukum gantung di Singapura pada 17 Oktober 1968 silam. Usman menjadi bagian dari prajurit KKO(Sekarang Marinir) yang dikirim pemerintah RI untuk melaksanakan tugas infiltrasi dan sabotase terhadap Malaysia ketika Indonesia berkonfrontasi dengan Malaysia kala itu. Ia berhasil melakukan pengeboman gedung Mac Donald House di Singapura, yang ketika itu menjadi bagian wilayah Malaysia. Naas Usman dan Kawannya tertangkap saat eksfiltrasi dan di hukum gantung di Singapura. Atas jasa dan pengorbanannya Usman Janatin mendapat gelar pahlawan dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Namun selepas itu sosoknya sebagai pahlawan nyaris terlupakan. Nama Usman Janatin kala itu masih asing terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Usman Janatin baru kembali diingat ketika namanya dan rekannya, Harun Said mendadak menjadi perbincangan hangat di Tanah Air terkait penggunaan nama keduanya sebagai nama Kapal Perang TNI-AL.keputusan TNI ini mendapat protes keras dari pemerintah Singapura yang tersinggung dengan pilihan nama tersebut.
Selama berminggu-minggu polemik Kapal Perang Usman Harun menjadi isu penting hubungan kedua negara. Hal tersebut juga memancing sejumlah reaksi dan pendapat dari masyarakat Indonesia sendiri.
Sempat adem mereda, Usman-Harun kembali memantik ketersinggungan Singapura berkat “kemunculan” dua sosok prajurit tersebut yang diperankan oleh orang lain saat drama teatrikal dalam sebuah acara militer yang dihadiri oleh sejumlah utusan negara termasuk Singapura. Semenjak muncul kejadian itulah sosok Usman dan Harun sebagai patriot bangsa menjadi dikenal kembali.

Kembali kepada topik Usman Janatin city Park,Sebelum polemik Kapal Perang Usman-Harun menyeruak, namanya sudah lebih dulu diabadikan sebagai nama taman di kota kelahirannya Purbalingga yakni dengan nama Usman Janatin City Park pada 29 Juni 2010.

Penelusuran Tim Pendim 0702/Purbalingga melihat langsung taman yang dibangun di atas lahan bekas pasar kota ini. Taman Usman Janatin berada 1,5 km di sebelah barat daya alun-alun kota Purbalingga.
Taman Usman Janatin bisa ditempuh dengan berjalan kaki santai selama kurang lebih 15 menit dari Alun-alun Purbalingga.

Ditempat terpisah, Kabid Pariwisata Dinporapar Kabupaten Purbalingga Kustinah,S.STP.,M.Si. yang Kami temui menjelaskan “Taman Usman Janatin saat ini sedang ditata ulang,
Dengan Konsep menggunakan nama
Usman janatin nama pahlawan semestinya taman tersebut dapat menjadi ruang untuk kegiatan yang produktif, melalui bantuan dari Bekraf(Badan Ekonomi Kreatif) akan di bangun wahana tambahan menggantikan wahana yang lama dimana dinilai kurang produktif yaitu akan di bangun panggung bioskop ‘Misbar’.
Seperti namanya Misbar artinya gerimis bareng jadi bentuknya terbuka atau out door” ungkap Kabid Pariwisata.
(Pendim0702/Pbg)

Sharing is caring!