Monumen Tugu Peluru Pernah Menjadi Kuburan Massal

Kemranjen. Bangunan menyerupai bentuk Amunusi Tentara ini dapat anda temukan di wilayah “Segitiga” Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, tepatnya di tapal batas Desa Nusamangir, Desa Sirau dan Desa Sibalung. Ditempat ini terpasang patok sebagai batas ketiga desa tersebut.

Sebelumnya, bukit ini pernah menjadi kuburan massal dari Tentara Kompi Yasir Hadibroto, warga grumbul Bengkelung dan Tentara Belanda. Saat itu, pada massa revolusi fisik terjadi pertempuran hebat di wilayah ini. Dan merupakan salah satu pertempuran paling Heroik di Kabupaten Banyumas.

Panggih Firdausi, salah satu cucu dari para pejuang yang gugur ditempat tersebut menuturkan berdasarkan cerita dari ayahnya, tentang kengerian ketika pasukan Belanda menyerang Pasukan TNI yang dipimpin oleh Kapten Yasir Hadibroto di Grumbul Bengkelung.

” Dulunya, setiap tahun ada napak tilas disini. Setelah jenazah dipindahkan ke TMP Tanjung Nirwana Purwokerto, kegiatan serupa sudah tidak ada. Sejak reformasi hingga saat ini, tempat tersebut terkesan terabaikan. Padahal menyimpan sejarah yang bermanfaat untuk Generasi Muda “, demikian tutur Mas Panggih Firdausi dengan suara terbata-bata menahan rasa harunya.

Secara terpisah, Danramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas Kapten Cba Ahmad Mansur menuturkan bahwa tempat tersebut sering dibersihkan oleh Koramil 11 Kemranjen, bersama instasi lain dan warga sekitar. ” Pernah dibuat film dokumenternya dan dibuat Drama Kolosalnya. Agar Generasi Muda Milenial Zaman Now mengerti tentang sejarah Bangsanya, yang mungkin tidak mereka dapatkan dari sekolah “, jelas Danramil.

Akses menuju tempat ini sudah ada. Jalannya memang belum beraspal, karena letaknya ditengah sawah. Banyak yang berharap pemangku wilayah setempat dapat memberi akses yang lebih luas dan mudah. Agar dapat digunakan wisata edukasi, reliji dan gemblengan mental dari Ormas Pemuda. Pendim Bms.

Sharing is caring!